MAKNA ‘ITQUN MINANNAAR “terbebas dari api neraka”


By : Ahmad Milady

Salah satu jaminan Rasul kepada orang yang berpuasa adalah bahwa pada periode 10 yang terakhir Allah akan membebaskan mereka dari ancaman belenggu api neraka. Maknanya adalah 10 malam terakhir itu memang merupakan babak final dari pelatihan Ramadhan yang sangat menentukan. Jadi jika seseorang mampu bertahan dan bahkan meningkatkan kwalitas ibadahnya, maka sudah sepantasnyalah bagi orang tersebut mendapat jaminan terbebas dan terlepas dari ancaman api neraka. Namun untuk meraih jaminan itu tentu saja memerlukan usaha dan upaya optimal dari setiap kita, caranya adalah bagaimana kita mampu melepaskan diri dari “ API API KEHIDUPAN “ yang seringkali mencelakakan kita. Diantara Api yang harus kita lepaskan itu  a.l. :

1. Api hawa Nafsu. Manusia yang lulus dari pelatihan ramadhan adalah mereka yang mampu memanage dan mengatur Nafsunya kearah yang Allah ridloi. Selama ini, jika kita menyaksikan kondisi dan Suasana kehidupan kita terasa semakin “ panas ”, semburan Lumpur panas di Sidoarjo, kebakaran hutan dimana mana, kabut asap merebak di sejumlah tempat, ancaman gunung meletus, perseteruan antara komponen anak bangsa, dlsb. Itu semua adalah karena api hawa nafsu yang berkobar nyaris tak terkendali, baik itu nafsu serakah, ambisi kekuasaan, dll.

2. Api Syaithoniyah. Inilah salah satu unsur Api yang harus kita lepas dalam diri kita. Bukankah syeithan terbuat dari api. Salah satu cara melepasnya adalah dengan cara berpuasa. Nabi bersabda :
اِنََّ الشَيْطَانَ يَجْرِِِي مِنِ ابْنِ اَدَمَ مَجْرَي الدَمِ
“ sesungguhnya syaithan itu masuk kedalam diri anak Adam itu melalui peredaran darah mereka. Karena itu persempitlah ruang masuk syeithan itu dengan berpuasa “

Sifat utama Syeithan yang harus kita siram dengan air iman adalah Api Kesombongan.

3. Api Hasad, dendam dan permusuhan. Sesuai dengan sabda Nabi :
إِيَّاكُمْ وِالْحَسَدَ فإِنَّ الْحسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَارُ الْحَطَبَ
“ Jauhi oleh kalian sifat hasad ! karena sesungguhnya hasad itu akan memakan amal kalian seperti halnya api memakan kayu bakar “

Inilah factor utama perpecahan dan kehancuran ummat, dendam kesumat yang dalam bahasa arab disebut “Khusumah” yang seringkali menyala nyala karena disulut oleh permasalahan yang sepele.

Jadi ‘itqun minannaar adalah membebaskan diri dari – paling tidak – ke 3 Api yang membahayakan tersebut.

Wallahu a’lam.

Belum Ada Tanggapan to “MAKNA ‘ITQUN MINANNAAR “terbebas dari api neraka””

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: