SEKILAS SEPUTAR MAKNA MUDIK


Katabahaa : Ahmad Milady

Catatan sederhana seputar  mudik lebaran…

Ada sebuah tradisi / budaya di masyarakat kita dalam merayakan hari lebaran / ‘iedul fitri yang disebut Mudik / pulang kampung. SEPERTInya lebaran tidak sempurna jika tidak mudik, dan tradisi ini sudah mengakar sedemikian rupa sehingga sulit rasanya untuk dibendung. Pertanyaannya adalah, kenapa tradisi mudik ini begitu kuat mengakar dalam fenomena berhari raya kita ?.

Ada beberapa penjelasan untuk persoalan ini, diantaranya :

1. Mudik artinya kembali, hal ini merupakan refleksi dari sosok manusia yang telah lulus dari Madrasah Ramadhan yang salah satu cirinya adalah TAUBAT dan Tawbat artinya kembali. Nah perjalanan kembali (taubat) kepada Allah itu diwujudkan dengan kembalinya mereka kekampung halaman masing masing. Itulah potret Finalis finalis Ramadhan yaitu mereka yang benar benar ingin kembali kepada Pemilik kehidupan mereka yakni Allah SWT.

2. Kerinduan akan Masa lalu. Setelah ditempa 1 bulan lamanya oleh ramadhan maka kitapun kembali menjadi jadi diri kita yang sejati, nah dalam kebeningan hati dan kebersihan nurani itulah muncul kerinduan untuk kembali ke tempat asal kita. Dan itu semua hanya akan kita dapatkan jika kita kembali ke kampung halaman ( Mudik ). Disanalah terbentang sejuta kenangan manis masa lalu yang begitu indah, dalam keluguan dan kepolosan masa kanak kanak, terbayang saat mandi dikali bersama kawan kawan sebaya, semuanya cerah dan ceria dalam bahagia, didesa tidak ada kemunafikan seperti yang biasa kita temui di kota besar, semuanya begitu sederhana dan apa adanya, beda sekali dengan di Jakarta. Suasana seperti itulah yang membuat kita merasa perlu untuk Mudik walau dengan berdesak desakan, kemacetan dan biaya yang tidak sedikit.

3. Shilaturrahim. Faktor yang menyebabkan begitu kuatnya tradisi Mudik ini adalah kerinduan untuk bershilaturrahim dengan saudara dan sahabat setia. Lebaran baru terasa jika kita berada didekat orang orang yang kita cinta. Apa artinya keberhasilan kita di kota tanpa kehadiran Ibu Bapak, sanak saudara dan para tetangga. Dan inilah hasil didikan Ramadhan yang mengajarkan nilai kebersamaan.

Wallahu a’lam.

6 Tanggapan to “SEKILAS SEPUTAR MAKNA MUDIK”

  1. makasih pak, sangat bermanfaat buat saya yang mau mudik.

  2. makasih pak, sangat bermanfaat buat saya yang mau mudik.

    arie tibyani

  3. makasih atas pencerahan di pagi hari ini pak

  4. semoga kita bisa mudik dalam arti yang sesungguhnya, aamiin.

  5. wah ana gak mudik nih ust. tapi maknanya mudah2an bisa didapat

  6. yang pertama semoga puasa kita diterima oleh Allah SWt sehingga kita mendapat predikat orang yang bertagwa. amin. mari kita mudik ke kampung halaman kita masing-masing dengan membawa kemenangan dan kerinduan akan kampung kita terutama orantua,saudara-saudara kita kita jalin dan eratkan lagi tali silatuhrohmi yang mungking hampir-hampir putus.mari kita sungkem kepada orangtua kita mohon maaf atas semua kesalahan dan minta doa restunya untuk menjalani kehidupan kita selanjutnya.ibu bapak aku rindu engkau………….kasih sayangmu takkan pernah kami lupakan.terimalah permohonan maaf kami sebagai anakmu yang tak bisa membalas segala jasa-jasamu hanya bisa berdoa semoga Allah selalu mengasihi engkau seperti engkau mengasihi kami di waktu kecil.amin ya robbal alamin.selamat idul fitri maohon maaf lahir dan batin….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: